Connect with us

9 Cabai Terpedas Di Dunia, Ada Yang Berani Coba ?

Lainnya

9 Cabai Terpedas Di Dunia, Ada Yang Berani Coba ?

Cabai merupakan salah satu bumbu masak yang digunakan untuk membuat masakan lebih pedas, contohnya di Indonesia, cabai biasa digunakan untuk membuat sambal dan masakan lainnya, namun bagaimana jadinya jika cabai dibawah ini yang digunakan untuk bahan membuat sambal ?

Berikut adalah 9 Cabai Terpedas Di Dunia

1. Cabai Moruga Scorpion

Moruga Scorpion dikatakan sebagai cabai terpedas di dunia saat ini dengan tingkat kepedasan sekitar 2,009,231 SHU (Jumlah satuan pedas Scoville), Uniknya rasa cabai ini sama dengan buah yang ketika digigit kalian akan merasakan kombinasi antara manisnya buah dan pedasnya cabai.

“Saat anda menggigit cabai ini tidak begitu terasa pedas, kemudia perlahan lahan akan semakin pedas” kata Paul Bosland, seorang ahli cabai serta Diretur dari Chile Pepper Institute.

2. Cabai Carolina Reaper

Carolina Reaper yang memiliki nama asli HP22B, merupakan penggabungan dari tanaman “Bonnet Pepper”, berwarna merah dan bergelombang dengan ekor yang kecil. Pada tahun 2013 kreasi dari Ed Currie ini berhasil memegang gelar cabai terpedas di dunia oleh Guinness World Records dengan tingkat kepedasan sekitar 1,569,300 SHU

Baca Juga  9 Hal yang Membatalkan Puasa

3. Cabai Naga Viper

Naga Viper adalah cabai yang memegang gelar cabai terpedas di dunia pada tahun 2011. Cabai ini dibuat di England oleh petani cabai bernama Gerald Fowler dari Chilli Pepper Company di Cark, Cumbria. Cabai ini merupakan hasil persilangan dari Naga Morich, Bhut Jolokia dan Trinidad Schorpion dengan tingkat kepedasan sekitar 1,382,118 SHU.

Kata beberapa orang ketika kalian memakan cabai ini, kalian tidak merasakan apa apa hingga akhirnya kalian merasakan pedas dari mulut hingga saluran pencernaan selama satu jam.

Baca juga : 9 Makanan Yang Indonesia Yang Harganya Fantastis Di Luar Negeri

4. Cabai Scotch Bonnet

Scotch Bonnet atau Bonney Pepper adalah cabai yang dinamai karena kemiripannya dengan topi tam o’ shanter. cabai ini asli dari wilayah Africa Barat, kebanyakan cabai ini memiliki tingkat kepedasan antara 80,000 sampai 400,000 SHU.

Cabai ini biasanya digunakan untuk memberikan rasa pedas di berbagai masakan dan dapat digunakan untuk dijadikan saos sambal.

5. Cabai Chiltepin

Chitepin adalah cabai liar yang tumbuh dari barat Texas sampai Arizona. Tingkat kepedasan dari cabai ini sekitar 50,000 hingga 1,628,000 SHU.

Baca Juga  9 Zodiak Yang Selalu Overthinking,Bener ga ya ?

Dikatakan bahwa cabai ini mempunyai sejarah yang Panjang di Amerika dan perbatasan Meksiko, cabai ini biasanya digunakan sebagai bahan makanan, obat-obatan dan ikon mistis, dikatakan juga kalua pada zaman itu, semua rumah pasti memiliki cabai jenis ini

6. Cabai 7 Pot Douglah

7 Pot Douglah atau disebut dengan Chocolate 7 Pot adalah salah satu cabai terpedas yang tingkat kepedasannya sekitar 1,853,936 SHU. Disebut Chocolate 7 Pot karena warna cabai ini yang berwarna coklat di permukaannya.

7. Bhut Jolokia

Bhut Jolokia atau diebut juga Ghost Pepper adalah jenis cabai hybrid (penggabungan) yang dikembangbiakan di India bagian Tenggara di daerah Arunachal Pradesh, Assam, Nagaland dan Manipur. Pada 2007 Bhut Jolokia masuk kedalam Guinness World Records sebagai cabai terpedas yang mencapai 400 kali lebih pedas daripada saos tabasco

8. Cabai Habanero

Habanero adalah cabai terpedas yang datang dari Amazon dan menyebar hingga Meksiko. saat mentah Habanero berwarna hijau sedagkan saat matang warna yang paling sering ditemukan adalah oranye dan merah namun terkadang cabai ini juga berwarna putih, coklat, kuning, hijau, dan ungu, Tingkat kepedasan cabai ini berkisar antara 100,000 hingga 300,000 SHU.

Baca Juga  9 Hal Aneh Yang Akan Kalian Rasakan Saat Berada Di Luar Angkasa

9. Cabai Datil

Datil Pepper atau Cabai Datil dibudidayakan di Amerika dan banyak tempat, tapi sebagian besar produksi berasal dari St. Augustine, Florida.

Banyak orang yang coba menjelaskan asal dari Cabai Datil, Beberapa orang mengatakan cabai ini dibawa ke St. Augustine oleh pekerja yang berasal dari Menorca / Minorca pada abad ke-18 akhir, sebagian mengatakan cabai ini dibawa dari Cuba sekitar tahun 1880 oleh seorang pembuat jelly bernama S. B. Valls.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Lainnya

To Top