Connect with us

9 Fakta-Fakta Postur APBN 2019: Ekonomi Dipatok Tumbuh 5,3%

Ekonomi

9 Fakta-Fakta Postur APBN 2019: Ekonomi Dipatok Tumbuh 5,3%

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyelenggarakan sidang paripurna guna menyetujui Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2019 menjadi Undang-Undang.

Berikut 9 fakta-fakta yang dihimpun Dunia9.My.Id, Rabu (7/8/2019):

1. Anggota DPR serentak menyetujui postur APBN 2019

Hasil gambar untuk dpr hd

“Apakah setiap fraksi menyetujui RUU APBN 2019 tentang asumsi makro juga pendapatan dan dan belanja negara tahun 2019 menjadi undang-undang?” tanya Wakil Ketua DPR Agus kepada anggota DPR saat itu.

Anggota DPR pun secara serentak menyatakan pendapatnya yang menyetujui postur APBN 2019 tersebut. 10 fraksi menyepakati RUU APBN 2019 menjadi undang-undang.

“Setuju,” jawab anggota DPR secara serentak.

“Terimakasih,” sahut Agus sambil mengetok palu menandai persetujuan.

2. Menkeu Sri Mulyani menyatakan rasa terimakasihnya

Hasil gambar untuk sri mulyani ucapkan terimakasih hd

Sri Mulyani menyatakan rasa terimakasih untuk setiap proses penyusunan RUU APBN 2019 sehingga mendapatkan kesepakatan.

Baca Juga: 9 Daftar Saham Termahal didunia, kira – kira semahal apa ya?

“Pemerintah mengucapkan terimakasih kepada seluruh fraksi, komisi, Badan Anggaran DPR RI yang telah melaksanakan proses pembahasan RUU APBN tahun 2019 dengan berbagai pandangan, masukan dan saran yang konstruktif, sehingga dapat dicapai kesepakatan APBN tahun 2019,” kata Sri Mulyani.

Baca Juga  9 Strategi Pemasaran agar Bisnis Sukses

3. Postur APBN di tahun 2019 ditargetkan 2019 5,3%

Hasil gambar untuk apbn 2019 hd

Postur APBN 2019 yang disetujui yakni pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 ditargetkan sebesar 5,3%, inflasi sebesar 3,5%, dan tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan sebesar 5,3%, serta nilai tukar Rupiah sebesar Rp15.000 per USD.

4. Harga minyak mentah ditetapkan sebesar USD70 per barel

Hasil gambar untuk harga minyak mentah hd

Kemudian harga minyak mentah Indonesia sebesar USD70 per barel. Sementara lifting minyak 775.000 barel per hari dan lifting gas 1,25 juta barel setara minyak per hari.

5. Pendapatan Negara ditargetkan Rp2.16 triliun

Hasil gambar untuk pendapatan negara hd

Pendapatan negara ditargetkan sebesar Rp2.165,1 triliun. Pendapatan itu terdiri dari penerimaan perpajakan ditargetkan sebesar Rp1.786,4 triliun, sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ditargetkan Rp378,3 triliun.

Baca Juga: 9 Negara Terkaya di Dunia, Mana Saja ?

6. Belanja negara ditargetkan Rp2,46 triliun

Hasil gambar untuk belanja hd

Belanja negara ditargetkan sebesar Rp2.461,1 triliun. Secara rinci, terdiri dari belanja pemerintah pusat menjadi Rp1.634,3 triliun, yang terdiri dari belanja kementerian dan lembaga (K/L) Rp855,4 triliun, serta belanja non-K/L menjadi Rp778,9 triliun.

Baca Juga  9 Usaha Sampingan Yang Mungkin Diminati Terutama Untuk Anak Remaja. Mau Coba Kah?

Sementara itu, belanja non-K/L tersebut terdiri dari pembayaran bunga utang sebesar Rp275,9 triliun, subsidi energi sebsar Rp159,9 triliun, serta belanja lainnya Rp114 triliun. Alokasi subsidi energi tersebut termasuk subsidi BBM dan elpiji Rp100,7 triliun dan subsidi listrik Rp 59,3 triliun.

7. Alokasi untuk provinsi NTB, Sulawesi Tengah, dan TKDD

Hasil gambar untuk ntb hd

Alokasi belanja lain-lain sudah termasuk di dalamnya dana cadangan penanggulangan bencana Provinsi NTB dan Sulawesi Tengah sebesar Rp10 triliun, serta cadangan pooling fund bencana sebesar Rp1 triliun.

Sedangkan, transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp826,8 triliun. Terdiri dari transfer ke daerah Rp756,8 triliun dan dana desa Rp70 triliun.

8. Pembiayaan anggaran dan pembiayaan utang

Hasil gambar untuk utang negara hd

Pembiayaan anggaran sebesar Rp296 triliun. Terdiri dari pembiayaan utang sebesar Rp359,3 triliun dan pembiayaan investasi sebesar Rp75,9 triliun. Adapun, pembiayaan investasi antara lain mencakup dana pengembangan pendidikan nasional sebesar Rp20 triliun dan dana abadi penelitian sebesar Rp1 triliun.

9. Defisit keseimbangan primer dan defisit anggaran

Gambar terkait

Defisit keseimbangan primer sebesar Rp20,1 triliun. Sedangkan defisit anggaran menjadi Rp. 296 triliun atau 1,84% terhadap PDB.

Baca Juga  Hanya Dengan Bambu Saja Bisa Berubah Menjadi 9 Alat Musik Ini

Akhir Kata

Nah itu dia 9 Fakta-Fakta Postur APBN 2019 Indonesia, semoga saja semua kebijakan yang akan dibuat oleh pemerintah kedepannya dapat memajukan bangsa ini ya Sobat Dunia9.My.Id.

Sumber : economy.okezone.com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

To Top