Connect with us

9 Gol Paling Dramatis Di Menit Akhir Dalam Sepak Bola

Olahraga

9 Gol Paling Dramatis Di Menit Akhir Dalam Sepak Bola

9 Gol Paling Dramatis Di Menit Akhir Dalam Sepak Bola

Dalam pertandingan sepak bola, gol sangat diperlukan oleh sebuah tim yang pastinya untuk memenangkan pertandingan tersebut. Kedua kesebelasan pasti akan berusaha menyerang agar dapat membongkar pertahanan lawan kemudian memasukkan bola ke dalam gawang lawan mereka. Kali ini kami akan membahas tentang 9 gol paling dramatis di menit akhir dalam sepak bola menurut Dunia9.My.Id.

1. Sergio Aguero – Manchester City vs Queens Park Rangers

Laga ini adalah laga yang paling diingat oleh penggemar Manchester City di seluruh dunia, Saat itu manchester City memenagkan pertandingan dengan skor 3-2 atas QPR. Kemenangan di pertandingan ini sangat berarti bagi Manchester City karena bila Manchester City tak mampu menang dalam pertandingan itu Manchester United akan menjadi juara pada Liga Inggris 2012 karena telah berhasil mengalahkan Sunderland dengan skor 2-0. Gol menit akhir dicetak oleh Sergio Aguero saat memasuki menit terakhir masa injury time. Dengan gol cantiknya ke pojok kanan bawah gawang QPR tersebut, Manchester City pun menjuarai Liga Inggris 2012.

2. Mario Gotze – Jerman vs Argentina

Kali ini ada Jerman vs Argentina di Final Piala Dunia 2014 Brazil. Kala itu Jerman berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 atas Argentina. Pertandingan ini berjalan sangat seru, kedua kesebelasan bermain imbang di waktu normal sehingga memaksa kedua kesebelasan melanjutkan ke babak extra time/waktu tambahan. Di babak waktu tambahan harapan Argentina untuk menjadi juara pun harus pupus setelah gol dicetak oleh pemain pengganti yang diturunkan Joachim Low yaitu Mario Gotze. Berkat umpan silang yang cantik dari Andre Schurrle yang sama – sama pemain pengganti juga, Mario Gotze pun berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Jerman menjadi juara di Piala Dunia 2014.

3. Sergio Ramos – Real Madrid vs Atlético Madrid

Liga Champions tahun 2014 dijuarai oleh Real Madrid setelah mampu mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 4-1. Drama ini berawal dari keunggulan Atletico lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Diego Godin di menit 36 yang memanfaatkan kesalahan fatal dari Iker Casillas. Atletico Madrid makin dekat dengan podium juara, namun Sergio Ramos mampu menyamakan kedudukan di masa injury time babak kedua melalui sundulannya yang akurat mejadi 1-1. Babak tambahan pun terpaksa digelar. Kemudian, di 10 menit terakhir babak tambahan, Real Madrid berhasil membalikkan keadaan melewati tiga gol yang dicetak oleh Gareth Bale, Marcelo, dan Cristiano Ronaldo. skor 4-1 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Baca Juga  9 Jenis Olahraga untuk Meningkatkan Konsentrasi

4. Troy Deeney – Watford vs Leicester

Selanjutnya ada laga antara Watford melawan Leicester di playoff Championship 2013. Pertandingan ini memperebutkan tiket promosi ke Liga Premier atau kasta teratas di tanah Inggris. Di pertandingan ini Watford sudah mempimpin skor 2-1 namun aggregat masih sama kuat 2-2 dan pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu setelah waktu normal usai. Di masa babak tambahan waktu Leicester mendapatkan penalti dan menjadi peluang yang istimewa, tetapi sayangnya pinalti gagal menjadi sebuah gol berkat tepisan yang baik oleh Alumina. Kemudian, serangan balik pun langsung diperagakan para pemain Watford dan Troy Deeney melesahkan gol ke gawang Leicester sekaligus mengunci tiket promosi ke Liga Premier. Pertandingan ini berakhir dengan skor 3-1 dengan agregat 3-2 yang dimenangkan oleh Watford.

5. Didier Drogba – Chelsea vs Bayern Munich

Pertandingan ini menjadi pertandingan yang sangat spesial bagi para supporter/penggemar Chelsea karena di pertandingan ini Chelsea akhirnya merasakan gelar pertama Liga Champions sepanjang sejarah klub berdiri. Pada awalnya impian Chelsea ini pun hampir pupus setelah Thomas Muller mencetak gol di menit 83. Tetapi berkat sikap pantang menyerah para pemain Chelsea berbuah kabar baik bagi supporternya. Di lima menit berikutnya Drogba berhasil menjebloskan bola ke gawang Neuer melalui tendangan pojok Juan Mata dan memaksa kedua tim harus menjalani babak selanjutnya.

Di babak pinalti Chelsea sukses memenangkan pertandingan 4-3 setelah David Luiz, Lampard, Cole, Drogba berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik. Sedangkan Bayern hanya mampu meceploskan bola ke gawang lewat tendangan pinalti Lahm , Gómez , Neuer.

Baca Juga  9 Penyerang Sepak Bola Terbaik 2019, Siapakah Favoritmu?

6. Andres Iniesta – Chelsea vs Barcelona

Selanjutnya yaitu pertandingan antara Chelsea melawan Barcelona di semifinal Liga Champions. Di pertandingan sebelumnya Chelsea telah berhasil menahan imbang Barcelona di Camp Nou dengn skor 0-0. Jadi, Chelsea hanya butuh mencetak satu gol kemenangan saja untuk menyingkirkan Barcelona.

Kemenangan Chelsea sudah terlihat di depan mata setelah Michael Essien berhasil mengoyak gawang Valdes padamenit 9 dan mampu dipertahankan hingga menjelang berakhirnya waktu normal. Namun di injury time yang telah memasuki menit ke 93, keberuntungan pun memihak kepada Barcelona setelah Andres Iniesta mencetak goal tendangan LDR/jarak jauh dan sekaligus menghancurkan mimpi Chelsea untuk merasakan final ketua berturut-turut dalam dua musim. Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-1 dengan kemenangan Barcelona karena unggul produktivitas gol tandang.

7. David Beckham – Inggris vs Yunani

Apakah kalian mengenal sosok David Beckham ? pemain ini sering dijuluki maestro tendangan bebas. Dia pernah menjadi sosok pahlawan bagi timnas Inggris pada kualifikasi piala dunia 2002 pada saat melawan Yunani di Old Trafford. Dalam Pertandingan tersebut Inggris hanya butuh hasil imbang untuk otomatis lolos keputaran final piala dunia. Awalnya, Pertandingan tersebut masih dipimpin oleh Yunani dengan skor 2-1 hingga menit 90. Sebelum berakhirnya pertandingan wasit memberikan waktu tambahan waktu 3 menit. di masa – masa itulah Inggris mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas. Beckham pun maju untuk mengeksekusi tendangan tersebut. Alhasil, Ia berhasil mencetak gol lewat tendangan bebas yang spektakuler. Inggris pun langsung lolos ke putaran final dengan skor 2-2.

8. Ole Gunnar Solskjaer – Manchester United vs Bayern Munich

Pada final Liga Champions 1999, mempertemukan Manchester United dan Bayern Munich. Kala itu Manchester United memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Drama ini dimulai dari Bayern yang memimpin pertandingan sementara lewat tendangan bebas Mario Basler. Setelah itu pertandingan pun berjalan semakin seru, hingga saat wasit memberikan tambahan waktu 3 menit. momen krusial itu pun tercipta lewat gol Teddy Sheringham yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit terakhir masa injury time. Kemudian, gol pembalik keadaan pun tercipta setelah Sheringham mengirim bola kepada Solskjaer melalui sepak pojok David Bechkham. Para supporter Bayern pun terdiam seolah tidak menyangka semua itu telah terjadi.

Baca Juga  Ternyata 9 Kegiatan di Rumah Ini Bikin Kamu Sehat dan Punya Body Goals

9. Stefano Lilipaly – Bali United vs PSM Makassar

Pertandingan ini terjadi pada kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 yang mempertemukan Bali United  dan PSM Makassar di stadion Andi Mattalatta Makassar. Sebenarnya ini pertandingan penentuan untuk menjadi juara di kompetisi Liga 1. Tetapi karena Bhayangkara dinyatakan menang WO atas Mitra Kukar, itu membuat jaraknya dengan Bali United semakin jauh dan sudah dipastikan menjadi juara di Liga 1. Walaupun seperti itu, pertandingan Bali United menghadapi PSM Makassar berjalan sangat seru dan membuat jantung supporter di kedua tim dagdigdug serrrrr.

Selama 90 menit PSM Makassar mendominasi serangan dan menguasai jalannya pertandingan. Walaupun hanya ada sedikit peluang dari Bali United untuk melakukan serangan balik, tapi belum juga menemui sasaran hingga tambahan waktu lagi 5 menit diberikan oleh wasit. PSM Makassar belum mau mengendorkan serangan juga karena keinginannya untuk memenangkan pertandingan.

Sampai pada akhirnya di menit 94 salah satu pemain PSM melancarkan serangan dan akan memberikan umpan, tetapi umpannya berhasil di blok oleh pemain belakang Bali United Hasyim Kipuw. Kemudian dengan cepat Hasyim langsung memberikan umpan lambung ke depan kepada Sylvano Comvalius dan kemudian ia berlari sangat kencang ke area kotak pinalti PSM. Saat itulah Ia melirik ada seorang Stefano Lilipaly disana, kemudian ia menyodorkan bolanya dan langsung dijebloskan oleh Lilipaly ke gawang Rivky Mokodompit. Gol dari Lilipaly membawa kemenangan yang dramatis untuk Bali United dengan skor 0-1.

Sumber : http://www.lehugak.com/2016/01/10-gol-krusial-terbaik-di-menit-menit.html

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Olahraga

To Top