Connect with us

9 Hal Aneh Yang Akan Kalian Rasakan Saat Berada Di Luar Angkasa

Lainnya

9 Hal Aneh Yang Akan Kalian Rasakan Saat Berada Di Luar Angkasa

9 Hal Aneh Yang Akan Kalian Rasakan Saat Berada Di Luar Angkasa

Dunia9.My.Id – Banyak sekali orang diluar sana yang memiliki cita-cita menjadi seorang  astronot. Tapi taukah kamu dari semua pengalaman yang dialami oleh kebanyakan astronot yang tidak menyenangkan. Sehingga kamu harus berpikir dua kali sebelum menjadi seorang astronot. Nah maka dari itu Dunia9.My.Id akan merangkumnya dalam 9 Hal Aneh yang akan kalian rasakan saat berada di Luar Angkasa.

Baca Juga : Cocok Bagi Kalian Penggemar Makanan Pedas! 9 Makanan Terpedas Di Dunia

1. Kamu bisa Mengompol

Gravitasi yang ada di bumi tanpa disadari memungkinkan kita merasakan tekanan di bagian kandung kemih dan memberikan sinyal jika kita harus buang air. Maka dari itu, ketiadaan gravitasi tidak memungkinkan kita untuk merasakannya.

Alhasil, kamu bisa saja buang secara tiba-tiba tanpa bisa mengendalikannya. Hal seperti ini bisa dibilang bukan yang asing lagi dirasakan para astronot. Untuk menanggulanginya, kamu pun bisa menebak, mereka harus menggunakan popok khusus dewasa sepanjang perjalanan di luar angkasa!

2. Tidak bisa Sendawa

Gas yang terproduksi oleh lambung biasanya secara otomatis akan membuat kita sendawa. Namun, hal ini tidak akan terjadi ketika berada di luar angkasa. Gas tersebut tidak dapat dikeluarkan, alhasil terperangkap di lambung dan bikin kita kembung.

Lebih joroknya lagi, jika kamu ingin memaksakan untuk sendawa, makanan yang ada di lambungmu akan ikut keluar. Jadi bisa dikatakan bahwa sendawa di luar angkasa sama saja dengan muntah.

Baca Juga  Ini Untuk Kalian Yang Tersiksa Sama Pilek! 9 Cara Mudah Dan Alami Untuk Menyembuhkan Pilek

3. Gelembung Keringat yang terus Menempel di Tubuhmu

Berada di luar angkasa dapat memberikan risiko osteoporosis lantaran tubuh kehilangan kemampuan untuk menyerap kalsium. Jadi, olahraga menjadi kegiatan yang wajib dilakukan setiap hari. Keringat yang terproduksi akibat berolahraga dapat membentuk gelembung dan menempel di tubuhmu akibat tidak adanya gravitasi.

Menggunakan handuk memang dapat secara mudah mengatasinya. Namun bagian terjoroknya justru bukan di situ. Keringat yang terserap oleh handuk ini akan diproses menjadi air minum untuk para astronot.

4. Air mata yang tidak bisa dikeluarkan

Jangan salah, ini bukan berarti kita gak bisa nangis ketika berada di luar angkasa. Menangis bisa saja dilakukan, namun bakal jadi hal yang sangat gak ngenakin. Air mata yang diproduksi gak bisa menetes sehingga akan terus menumpuk di mata sampai akhirnya menutupi penglihatanmu.

Pengalaman semacam ini pernah dialami oleh astronot bernama Andrew Feustel. Zat anti kabut yang ada digunakan di helmnya membuat matanya berair sampai dia kesulitan untuk melihat. Alhasil, dia harus menggunakan suatu alat untuk menghilangkan air matanya dan yang pasti, rasanya sangat gak enak.

5. Ingus yang menyumbat

Tubuh kita secara rutin memproduksi ingus yang otomatis mengalir turun dari hidung ke tenggorokan. Namun, hal seperti ini tidak bisa terjadi ketika di luar angkasa.

Baca Juga  9 Fakta Tentang Cita Citata

Ingus yang terproduksi akan menumpuk dan dapat berdampak pada gejala menyerupai flu. Untuk mengatasinya, selain dengan membuang ingus secara sering, astronot juga suka memakan makanan pedas.

6. Mabuk Luar Angkasa

Layaknya perjalanan darat, udara, dan laut yang bisa memabukkan, kondisi luar angkasa yang tidak memiliki gravitasi dan menyulitkan orientasi bisa bikin mabuk juga. Mulai dari pusing, mual, hingga muntah, perasaan mabuk ini juga bakal terus menerus kamu alami sampai kamu bisa beradaptasi di sana.

7. Cahaya Terang yang entah darimana

Banyak astronot melaporkan bahwa selama berada di luar angkasa mereka seperti melihat cahaya terang dan menyilaukan yang terpancar sekilas. Cahaya ini bahkan juga terlihat saat kondisi mata tertutup. Namun sampai saat ini penyebabnya masih belum diketahui.

Beberapa teori ada yang mengatakan bahwa cahaya tersebut muncul karena pancaran sinar kosmik yang bersumber di luar sistem tata surya kita yang mampu menembus kelopak mata. Tapi ada juga yang berpendapat bahwa cahaya tersebut tak lain merupakan halusinasi para astronot saja.

8. Moon Face

Beberapa hari pertama di luar angkasa ternyata gak selalu menyenangkan. Tubuh harus melalui proses adaptasi yang bikin gak nyaman di mana aliran darah akan memenuhi bagian kepala dan leher karena tidak adanya gravitasi.

Akibatnya, kepala dan leher menjadi bengkak. Fenomena ini kerap disebut dengan istilah ‘Moon Face’ dan bisa berlangsung hingga empat hari sampai tubuh akhirnya mampu beradaptasi dengan kondisi luar angkasa.

Baca Juga  9 Daftar Presiden Paling Sederhana Didunia

9. Jet Lag yang lain dari biasanya

Yap, layaknya melakukan perjalanan udara ke luar negeri, para astronot juga harus siap-siap menghadapi jet lag dan jet lag yang dialami mereka tentu berbeda dan jauh lebih parah. Jet lag di luar angkasa ini terjadi karena ketika para astronot menetap di stasiun luar angkasa internasional, stasiun tersebut akan mengitari bumi secara penuh selama 90 menit.

Bisa dibayangkan total 16 matahari terbit dan matahari terbenam yang disaksikan dalam kurun waktu 24 jam. Hasilnya, ritme sirkadian menjadi terganggu. Astronot bisa mengalami kurang tidur dan mengalami dampak jet lag yang akan mempengaruhi mood dan konsentrasi.

Tetapi dari semua itu bergantung terhadap pada tubuh kita yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dan dari semua rangkuman diatas tidak akan menghambat keinginan dari masing-masing kalian yang mempunyai cita-cita manjadi seorang astronot, hanya dengan berlatih dan berusaha keras untuk meraih apa yang kalian inginkan.

Sumber : https://www.idntimes.com/science/discovery/putri-wahyudewi/10-hal-aneh-yang-terjadi-di-tubuhmu-saat-berada-di-luar-angkasa/full

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Lainnya

To Top