Connect with us

9 Pengusaha – Pengusaha Sukses Indonesia. Patut Kalian Contoh Nih Kesuksesannya!

Ekonomi

9 Pengusaha – Pengusaha Sukses Indonesia. Patut Kalian Contoh Nih Kesuksesannya!

9 Pengusaha – Pengusaha Sukses Indonesia. Patut Kalian Contoh Nih Kesuksesannya!

Menjadi orang yang sukses di masa yang akan datang adalah dambaan bagi semua orang. Hanya saja caranya mencapai kesuksesan tersebut berbeda – beda. Menjadi seseorang yang sukses tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Akan ada banyak sekali rintangan – rintangan atau jalan yang terjal yang harus kalian lewati agar dapat mencapai kesuksesan tersebut. Nah didunia ini sudah banyak sekali loh orang yang sudah berhasil melewati semua rintangan tersebut kemudian menjadi orang yang sukses. Dari semua orang itu, ada beberapa yang dari Indonesia. Kalian ingin tau? Ini dia 9 pengusaha sukses Indonesia yang patut kalian contoh cara meraih kesuksesannya menurut Dunia9.My.Id.

1. Susi Pujiastuti

Susi lahir di Pangandaran pada 15 Januari 1965. Pendiri PT ASI Pudjiastuti Marine Product dan maskapai penerbangan perintis Susi Air. Seorang Menteri Kelautan dan Perikanan masa jabatan 2015-2019.

Susi pudjiastuti adalah seorang pengusaha sukses di bidang perikanan dan maskapai penerbangan . Namanya semakin mencuat setelah ia di angkat menjadi seorang menteri perikanan dan kelautan oleh kabinet menteri presiden Joko Wiodo.

Susi memulai bisnis perikanan dari menjadi seorang penebas ikan di pasar pelelangan dan menjualnya lagi ke restoran-restoran disekitarnya. Hingga pada akhirnya susi mampu menguasai bursa pasar pelelangan ikan di tempatnya pangandaran, dan mulai melebarkan sayap bisnisnya.

Ia mendirikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product yang menghasilkan produk lobster dengan merk Susi brand dan memulai usaha pengangkutan barang pada saat ia merasa kesusahan untuk mengangkut produk yang mereka hasilkan. Susi memulai usah penerbangan perintis dengan angkutan barang dan mulai memasarkan jasa yang ia tawarkan karena cukup banya peminat pengangkutan barang dari maskapai yang kemudian ia beri nama Susi Air.

2. William Tanuwijaya

William Tanuwijaya dilahirkan di Pematang Siantar pada tanggal 18 November 1981. Merupakan seorang pengusaha Indonesia yang juga merupakan pendiri Tokopedia, salah satu perintis platform jual beli online di Indonesia.

Dalam tahun pertama peluncuran tokopedia sebagai platform situs jual beli online, saat itu pula tokopedi memperoleh pendanaan investor. Tak butuh waktu lama untuk tokopedia menajdi salah satu marketplace terbaik di Indonesia dengan meraih catatan penjualan yang fantastis dan mempunyai pengguna yang lebih banyak dalam kurun waktu yang sama.

3. Nadiem Marakim

Dibalik kesuksesan GoJek, ternyata ada sosok pendiri yang bernama Nadiem Makarim yang lahir pada 4 Juli 1984. Beliau sempat menjalani pendidikan SMA di Singapura, pendidikan sarjana di International Relations di Brown University Amerika Serikat, serta pendidikan master di Harvard Business School.

Dengan latar pendidikan yang luar biasa, beliau kemudian bekerja di sebuah perusahaan konsultan Mckinsey & Company, Managing Editor di Zalora Indonesia, terakhir sebagai Chief Innovation officer di Kartuku. Namun tidak puas sampai disana, Nadiem mendirikan PT GoJek Indonesia, penyedia jasa transportasi ojek di Indonesia yang berkembang pesat setelah aplikasi ponselnya diluncurkan pada awal 2015.

Baca Juga  9 TOKO ONLINE TERBAIK DAN TERBESAR DI DUNIA

Awal mula berdirinya GoJek adalah ide Nadiem yang melihat permasalahan utama pengendara ojek, yaitu tidak produktifnya tukang ojek karena kerap mangkal menunggu penumpang. Hal ini terjadi karena adanya giliran dalam melayani penumpang. Dari situlah Nadiem menghasilkan inovasi yang mampu menghubungkan penumpang dan pengendara ojek sehingga bisa menerima order kapan saja dimana saja tanpa harus mangkal.

Saat ini, GoJek telah membuktikan prestasi yang luar biasa, setidaknya ada lebih 10 ribu supir ojek yang tergabung dalam GoJek. Salah satu sumber peningkatan yang drastis karena adanya aplikasi berbasiskan Android. Harapan Nadiem Makarim pendiri GoJek adalah, perusahaannya PT GoJek Indonesia dapat terus membantu serta melayani seluruh masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada.

4. Achmad Zaky

Achmad Zaky lahir pada 24 Agustus 1986 di kota Sragen, Indonesia. Beliau adalah lulusan teknik informatika dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2004. Ketertarikannya dengan dunia informatika tampak sejak bangku SD, dan terbukti dari kemenangannya di berbagai kejuaraan dan olimpiade selama mengenyam pendidikan.

Setelah lulus dari ITB, Achmad Zaky mendirikan perusahaan jasa konsultasi teknologi bernama Suitmedia. Zaky membuat sebuah website yang menjadi proyek internal perusahaan. Proyek tersebutlah yang menjadi asal kesuksesan Achmad Zaky pendiri bukalapak.com.

Setelah menyelesaikan pengembangan Bukalapak.com yang diselesaikan hanya dalam kurun waktu dua bulan, Achmad Zaky mengajak para pedagang mall dan UMKM untuk bergabung di Bukalapak.com.

Tak disangka ajakan ini memperoleh respon sangat positif, dan menjadikan Bukalapak.com tenar dalam sekejap. Seiring dengan pertumbuhan yang sangat pesat, pendanaan dari investor kerap berdatangan. Beberapa investor yang tertarik mendanai bukalapak.com antara lain adalah 500 Startups, Batavia Incubator, IMJ Investment, dan juga Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK Group).

Baca Juga : 9 Fenomena Alam Yang Paling Menakjubkan. Kalian Pasti Terkagum – kagum!

5. Bob Sadino

Bambang Mustari Sadino atau yang akrab kita panggil Bob sadino lahir di Lampung, 9 Maret 1939. Mengalami jatuh bangun pada proses usaha yang ia jalani sebelum menjadi pengusaha sukses dibidang agribisnis yang telah berdiri saat ini.

Bob Sadino mengawali karirnya menjadi seorang pengusaha setelah memutuskan untuk berhenti bekerja menjadi seorang pegawai menjadi seorang pengusaha penyewaan mobil, sekaligus sang sopir dari satu-satunya mobil yang ia sewakan tersebut. Naasnya ia mengalami musibah kecelakaan dari mobil penyewaan yang dimilikinya ini sehingga usahanya tutup. Tak patah semangat ia beralih profesi menjadi seorang pekerja bangunan untuk menyambung hidupnya.

Baca Juga  9 Fakta Unik Proklamasi Indonesia, Millennials Sudah Tahu?

Saat menjadi seorang pekerja bangunan inilah ia mendapatkan ide untuk menjadi pengusaha di bidang peternakan ayam dan telur ayam negeri. Bermodalkan dari uang pinjaman tetangga , Bob sadino menjalankan usaha ternak ayam dan produk telurnya untuk di jajakan kepada warga sekitar yang tinggal di daerahnya.

Hingga pada akhirnya ia mendirikan toko supermarket Kem-Chicks, yang menjual segala jenis produk peternakan dan pertanian terlengkap di Indonesia.

6. Hendy Setiono

Kebab Baba Rafi didirikan sejak tahun 2007 dan berpusat di Jakarta, dengan jumlah outlet yang semula hanya 2 kini telah berkembang mencapai 1.200 outlet di seluruh dunia. Hendy Setiono, pria asal Surabaya tersebut memperoleh ide kuliner ala timur tengah ini saat tengah berkunjung ke Qatar. Dia melihat banyaknya kedai kebab disana, dan berpikir bahwa kuliner tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.

Untuk merealisasikannya, dia bekerja sama dengan Hasan Baraja untuk mengembangkan usaha kuliner itu dengan modal awal sebesar Rp4.000.000 saja. Setelah berjalan selama 14 tahun, kini Baba Rafi sudah mengembangkan sayapnya hingga ke luar negeri, seperti Malaysia, Filipina, China, dan Sri Lanka. Hendy mengungkapkan bahwa dia masih ingin memperluas usahanya ke berbagai negara lainnya di seluruh dunia.

Perkembangan Kebab Baba Rafi tidak berhenti sampai disitu, terbukti dari terbentuknya perluasan bisnis Hendy Setiono, yaitu Babarafi-online.com. Babarafi-online.com merupakan bagian dari PT Baba Rafi Indonesia yang bergumul dalam bisnis Kebab Turki Baba Rafi.

Dengan perluasan ini, kini muncul peluang bisnis waralaba Baba Rafi yang terbuka bagi para calon pebisnis yang ingin memulai usahanya. Dengan demikian, Hendy Setiono sudah menjadi salah satu pelopor waralaba asal Indonesia yang sukses mendunia.

7. Johnny Andrean

Bisnis awal yang digeluti Johnny Andrean adalah salon. Salon itu dibuat pertama kali pada tahun 1980-an di bagian pojok ujung Jakarta Utara. Usaha salon dipilihnya karena bekal skill yang diajarkan oleh ibunya sendiri pada waktu itu.

Setelah Johnny Andrean Salon sukses berjalan, Ia membuka franchise di bidang kuliner yaitu BreadTalk. Perusahaan roti asal Singapura tersebut dipilihnya karena rasa dan peminat yang tinggi, sehingga BreadTalk berhasil menjadi primadona roti Indonesia.

Usaha waralaba tersebut dimulai bulan Maret 2003 pada gerai pertama di Mall Kelapa Gading, Jakarta.

Belajar dari bisnis waralaba BreadTalk, Johnny Andrean merasa ingin mengembangkan bisnisnya sendiri di bidang kuliner. Namun, berbeda dengan BreadTalk yang dibeli dari perusahaan lain, J.CO Donuts & Coffee benar-benar asli adari hasil rintisannya.

Baca Juga  9 Jasa Pengiriman Terpopuler di Indonesia, Siapa Paling Cepat?

8. Ni Luh Ary Pertami Djelantik

Ni Luh Ary Pertami Djelantik adalah seorang pengusaha sukses dengan produk sepatu yang telah dikenal di berbagai penjuru dunia. Perempuan asal Bali satu ini telah memiliki nama yang cukup baik di industri fashion dunia.

Label Niluh Djelantik yang dia ciptakan sejak tahun 2003 kini sudah populer dimanapun keberadaannya. Ide bisnis Niluh berawal dari kecintaannya kepada sepatu dan siapa sangka, kecintaannya pada sepatu ini mengantarkannya menjadi pengusaha yang meraih kesuksesan.

Awalnya Niluh bekerja sama dengan seorang temannya untuk menggarap label Djelantik. Niluh bertugas mendesain dan memproduksi sepatu, sementara rekannya tersebut bertugas memasarkan [roduknya. Pertama kali dirilis, ternyata sepatu Djelantik langsung laris di pasar Eropa.

Akan tetapi merk Djelantik sering mendapat masalah pada saat rekan bisnis dari luar negeri mematenkan merk Nilou. Meski begitu, Niluh tidak patah semangat. Tahun 2008, Djelantik kembali ke pasaran dengan nama barunya Niluh Djelantik dan sukses hingga sekarang

9. Jason Lamuda

Menjadi seorang pebisnis di bidang digital, sejumlah tantangan besar akan selalu menghampiri setiap saat. Berbagai kendala sangat mungkin dialami oleh para pebisnis startup, terutama mereka yang memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Hal serupa juga dialami oleh Jason Lamuda, yang sukses menjalankan bisnisnya hingga dapat bertahan dan berkembang dengan pesat seperti sekarang ini.

Jason Lamuda, Pria yang menyelesaikan gelar master di Columbia University untuk jurusan Financial Engineering ini, justru mengawali karirnya di McKinsey & Company sejak bulan Agustus 2008. Bekerja sebagai Business Analyst selama 2 tahun, Jason akhirnya keluar dari McKinsey & Company dan memutuskan untuk memulai bisnisnya di bidang digital.

Jason menunjukkan kepiawaiannya dalam membangun sebuah bisnis digital dengan mendirikan Berrybenka dan meniti kesuksesannya di dunia bisnis. Tidak perlu waktu yang lama, Berrybenka berkembang dengan sangat pesat dan mengalami pertumbuhan bisnis yang luar biasa.

Jason kemudian memperluas jangkauan pasar Berrybenka dengan cara menyediakan beragam kategori produk yang lebih variatif, seperti: make-up, kecantikan, dan bahkan beberapa apparel olahraga. Hal ini tentu akan menjadi sebuah nilai jual Berrybenka di tengah-tengah ketatnya persaingan di antara bisnis online yang berkembang di Indonesia.

Jason Lamuda mengungkapkan bahwa dirinya akan terus memperluas sektor bisnis Berrybenka, dan mengincar sektor fashion pria untuk pengembangan ke depannya.

Sumber :

– https://www.finansialku.com/pengusaha-sukses/

– https://semaur.com/pengusaha-sukses-di-indonesia/

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

To Top