Connect with us

9 Penyebab Banjir Di Jakarta!

Lainnya

9 Penyebab Banjir Di Jakarta!

Banjir menjadi problem langganan di Tanah Air saat musim penghujan tiba. Genangan air selama berhari-hari tidak hanya menghambat aktivitas warga sehari-hari, tetapi juga melumpuhkan perekonomian di suatu wilayah, terutama di Ibu Kota, DKI Jakarta.Nyatanya, banjir di Ibu Kota tidak hanya disebabkan faktor alam seperti cuaca ekstrem. Perilaku manusia turut membuat banjir tidak dapat dihindari oleh warga Jakarta.

Berikut 9 fakta banjir yang melanda Jakarta:

1.Curah Hujan Tinggi

Hasil gambar untuk gambar curah hujan tinggi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, selama sepekan ke depan hujan dengan intensitas sedang sampai lebat berpotensi mengguyur wilayah Jakarta.

2. Penduduk Padat, Lahan Serapan Air Menyusut

Hasil gambar untuk gambar 2. Penduduk Padat, Lahan Serapan Air Menyusut

Sebagai pusat perekonomian, pemerintahan dan pendidikan di Indonesia, Jakarta memiliki kepadatan penduduk sangat tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ada 10.177.924 penduduk di DKI Jakarta.Akibat kondisi ini, ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat menjadi kawasan serapan air pun menyusut. Laman resmi Pemprov DKI Jakarta menyebut, hanya ada 11% wilayah yang masih memiliki RTH. Faktanya, sebagian besar lahan di Ibu Kota dipakai untuk pembangunan kawasan pemukiman warga dan beragam infrastruktur. Banjir tahunan pun tidak terelakkan.

Baca Juga  9 Makhluk Motilogi yang Mungkin Sudah Tidak Asing di Telinga mu

3.Dialiri 13 Sungai

Hasil gambar untuk gambar jakarta dialiri 13 sungai

Ada 13 sungai mengalir di wilayah Jakarta yang berpotensi membuat banjir. Belasan sungai itu adalah Mookervart, Angke, Pesanggrahan, Grogol, Krukut, Kali Baru Barat, Ciliwung, Kali Baru Timur, Cipinang, Sunter, Buaran, Jati Kramat, dan Cakung.

4.Penurunan Muka Tanah

Hasil gambar untuk gambar penurunan muka tanah

5.Perilaku Masyarakat

Hasil gambar untuk gambar perilaku masyarakat membuang sampah sembarangan

Di balik semua itu, perilaku masyarakat juga menjadi faktor utama penyebab banjir di Jakarta. Hingga kini, kesadaran hidup bersih dan sehat warga Ibu Kota masih perlu ditingkatkan. Masih banyak warga membuang sampah ke sungai maupun mendirikan bangunan di bantaran kali. Kebiasaan ini membuat pendangkalan dasar sungai sehingga tidak mampu menampung lebih banyak air. Alhasil, sungai meluap dan menggenangi Jakarta.

6.Normalisasi Kaliciliwung

Hasil gambar untuk gambar kendala normalisasi kali ciliwung

Selain curah hujan yang tinggi, salah satu penyebab banjir Jakarta yang karena normalisasi kali ciliwung yang belum tuntas. Dari total panjang kali 33 kilometer baru sekitar 16 kilometer yang dilakukan normalisasi. Rupanya kendala dari proses normalisasi ini diakibatkan oleh faktor sempitnya lahan. Pasalnya banyak rumah warga yang berada tepat di palung sungai.

Baca Juga  9 Apartemen Disewakan di Bali

7.Kurangnya Resapan Air

Hasil gambar untuk gambar kurangnya kawasan resapan air

Kurangnya Ruang Tebuka Hijau atau RTH membuat kawasan resapan air berkurang sehingga menyebabkan banjir. Tak hanya itu, pembangunan gedung dan hotel-hotel di wilayah Jakarta menyebabkan penggunaan air tanah secara berlebihan. Berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan Jakarta mengalami penurunan muka tanah sebanyak 5-12 cm per tahun. Kondisi ini membuat potensi banjir semakin besar.

8.Letak Daerah Yang Dekat Dengan Sungai

Jadi Bencana Berulang, Ini 7 Penjelasan Penyebab Banjir di Kota Besar

Tidak ada penyebab tunggal banjir. Faktor-faktornya beragam, salah satunya adalah letak daerah yang dekat dengan sungai.Oleh karena itu, bermukim di daerah aliran sungai (DAS) memiliki risiko tinggi terkena banjir. Ketika terjadi hujan deras, air sungai akan berpotensi meluap ke pemukiman penduduk. Gak hanya banjir, risiko longsor pun memungkinkan terjadi.

9.Tinggal di daerah resapan air meningkatkan potensi banjir

Jadi Bencana Berulang, Ini 7 Penjelasan Penyebab Banjir di Kota Besar

Hal ini sering ditemui di kota-kota besar, di mana penyalahgunaan lahan sering terjadi. Daerah resapan air itu dimanfaatkan manusia untuk berbagai kepentingan, mulai dari membangun pemukiman, pelabuhan, rekreasi dan sebagainya. Padahal, resapan air berfungsi untuk menyangga kota dari ancaman kekeringan di musim kemarau atau luapan air di musim penghujan.

Baca Juga  9 Rekomendasi Channel Youtube Horor Indonesia!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Lainnya

To Top