Connect with us

9 Senjata Legendaris Paling Populer Di Dunia

Lainnya

9 Senjata Legendaris Paling Populer Di Dunia

Senjata adalah alat yang digunakan untuk membela diri dan pada jaman dahulu senjata-senjata ini juga digunakan untuk peperangan. Namun apakah kalian tahu bahwa di dunia ini terdapat juga senjata legendaris yang bahkan beberapa masih belum diyakini keberadaannya, berikut adalah 9 Senjata Legendaris Paling Populer Di Dunia.

1. Excalibur


Excalibur adalah pedang dari Raja Arthur, menurut legenda pedang ini memiliki kekuatan ajaib dan memberinya hak memerintah Inggris. Kadang Excalibur dan Sword in the Stone (bukti keturunan Arthur) dianggap sebagai senjata yang sama, tetapi dalam banyak versi keduanya dianggap berbeda.

Dalam bahasa Wales pedang ini bernama Caledfwlch. Pedang ini juga pernah digunakan untuk menghancurkan Holy Grail (cawan suci). Nama Excalibur berasal dari bahasa Prancis kuno Excalibor, yang berasal dari bahasa Latin Caliburnus. Dalam legenda Arthur, ada dua cerita mengenai asal pedang ini. Yang pertama adalah legenda “Sword in the Stone”, pertama muncul dalam puisi Robert de Boron Merlin, di mana Excalibur hanya dapat ditarik dari batu oleh orang yang berhak menjadi raja, yaitu Arthur sendiri. Dalam versi kedua, yang muncul dalam Suite du Merlin, Arthur menerima Excalibur dari Lady of the Lake setelah pedang pertamanya rusak dalam pertempuran melawan raja Pellinore.

2. Durandal

Durandal kemungkinan berasal dari bahasa Prancis dur, yang berarti “keras” atau “tahan lama” merupakan pedang yang dimiliki oleh Roland, seorang paladin legendaris dalam sastra Matière de France. Beberapa karya dalam Matière de France menuliskan bahwa pedang ini dibuat oleh Wayland yang seringkali disebutkan sebagai pengrajin senjata dalam roman-roman ksatria. Menurut puisi La Chanson de Roland, pedang ini diberikan oleh seorang malaikat kepada Karel yang Agung, yang kemudian menganugerahkannya kepada Roland. Sementara itu, menurut kisah Orlando Furioso karya Ludovico Ariosto, pedang ini pernah dimiliki oleh Hector dari Troya dan diberikan kepada Roland oleh Malagigi (Maugris).

Menurut cerita rakyat lokal, pedang Durendal masih ada di tepi sebuah tebing di Rocamadour, Midi-Pyrénées. Pada abad ke-12, para biarawan di Rocamadour mengklaim bahwa Roland melempar pedang ini dan tidak menyembunyikannya di bawah jenazahnya, sehingga menghasilkan lubang di tembok akibat ketajamannya.

Baca Juga  9 Selebrasi Pembalap Moto GP,Adakah Jagoan Kalian ?!

Baca juga : 9 Senjata Paling Mematikan Saat Perang Dunia II

3. Kusanagi


Kusanagi merupakan yang dianggap sangat suci di Jepang dan diwariskan secara turun-temurun dalam kekaisaran Jepang. Pedang ini dipercaya merupakan pemberian dari Dewa Matahari, Amaterasu dan merupakan bagian dari Tiga Pusaka Keramat Sanshu no Jingi, termasuk cermin Yata no Kagami, dan permata Yasakani no Magatama.

Pedang ini selalu tersimpan di Kuil Atsusa di Prefektur Nagano dan tidak boleh dilihat oleh umum, namun secara berkala dipertunjukkan pada upacara penobatan para kaisar Jepang, walaupun tetap terbalut erat oleh kain penutup. Dengan kata lain, selama ratusan tahun mungkin tak pernah ada yang melihat wujud asli pedang ini kecuali para kaisar Jepang sendiri.

4. Muramasa

Muramasa dilahirkan sebelum 1501, pada umumnya dikenal sebagai Sengo Muramasa , adalah seorang pembuat pedang yang mendirikan aliran pembuatan pedang Muramasa dan hidup pada Zaman Muromachi di abad ke-14 sampai abad ke-16 di Kuwana, Provinsi Ise, Jepang

Meskipun pada awalnya pedang katana ini memiliki reputasi sebagai pedang bermutu tinggi yang disukai shōgun Tokugawa Ieyasu beserta para pengikutnya, pedang tersebut kemudian secara perlahan menjadi simbol pergerakan anti Tokugawa. Bahkan di kemudian hari, dalam dongeng dan cerita populer di abad ke-18th, pedang tersebut dianggap sebagai suatu yōtō atau “katana terkutuk”.

5. Masamune

Masamune merupakan pandai besi yang terkenal, sekaligus guru dari Muramasa. Menurut legenda, Muramasa ini menantang gurunya, Masamune, untuk melihat siapa yang bisa membuat pedang yang lebih baik. Selama pembuatan mereka berdua bekerja tanpa kenal lelah sampai akhirnya kedua pedang itu selesai dibuat, dan tentu mereka membutuhkan uji coba. Kontesnya adalah menancapkan pedangnya pada aliran sungai kecil dengan mata pedang yang menghadap ke arus.

Pedang ciptaan Muramasa yang diberi nama Juuchi Yosamu memotong segala sesuatu yang melewatinya seperti ikan dan daun, sedangkan pedang Masamune yang diberi nama Yawarakai-Te hanya memotong daun dan ikan dapat berenang melewatinya. Murasama menertawakan gurunya, namun seorang biksu yang ikut menyaksikan mengatakan “pedang Murasama haus akan darah, senjata yang jahat, karena tidak dapat membedakan siapa yang harus dan tidak dipotong namun ciptaan Masamune adalah yang terbaik dari keduanya, karena tidak perlu memotong yang tidak bersalah”.

Baca Juga  9 Kampus Terbaik Di Indonesia

Pada versi lain diceritakan bila kedua bilah pedang tersebut memotong daun yang turun di sungai dengan sangat baik, namun pada pedang Muramasa dedaunannya menempel pada mata pedang dan hasil potongannya juga tidak beraturan sedangkan Masamune memotong dengan lembut dan sangat rapih sehingga tidak ada daun menempel pada mata pedang dan bentuk daun masih seperti aslinya, potongan-potongan daun yang berantakan terpotong oleh Muramasa di perbaiki oleh potongan Masamune yang berada dibawahnya.

6. Damascus Steel

Damascus steel adalah sebutan bagi baja yang khusus dibuat di Damascus dengan teknik yang juga khusus . Pedang-pedang ini dibuat sejak abad ke-3 hingga abad ke-17 di Timur Tengah dengan bahan baja yang didatangkan khusus dari India. Pedang yang dibuat dari baja Damascus dikatakan sangatlah tajam, hingga sehelai rambut yang tak sengaja jatuh ke atas bilahnya akan langsung terpotong. Keunikan lain dari baja Damascus ini adalah adanya pola pada permukaan pedangnya.

Penyelidikan terkini mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa baja Damascus ini memiliki “carbon nanotube” yang kini hanya bisa diperoleh melalui teknologi modern yang melibatkan ilmu fisika tingkat tinggi. Pedang terkenal yang dibuat dari baja Damascus ini antara lain pedang milik Saladin, ksatria Arab yang berhasil mengalahkan pasukan Eropa dalam Perang Salib.

7. Chakram

Cakram adalah senjata lempar yang dikenal oleh bangsa India Kuno. Bentuknya seperti logam pipih dengan gerigi tajam di pinggirnya dengan Panjang 13−30 cm.

Kata Cakram berasal dari Bahasa Sanskerta yang berarti “roda”. Senjata ini muncul dalam Mitologi Hindu dan wiracarita India seperti Mahabharata dan Ramayana. Senjata ini terutama digunakan oleh kaum Sikh.

Baca Juga  Ini Untuk Kalian Yang Tersiksa Sama Pilek! 9 Cara Mudah Dan Alami Untuk Menyembuhkan Pilek

8. Halberd

Halberd atau tombak kapak adalah senjata jenis tombak dua tangan dengan ujung paduan kapak dan bagian lainnya runcing. Halberd selalu memiliki bagian belakang kapak yang memiliki kait untuk menarik kavaleri lawan. Desainnya mirip tombak voulge. Panjang halberd biasanya 1,5 hingga 1,8 meter

Biaya produksi halberd cukup ringan dan penggunaannya dalam pertempuran sangat fleksibel. Dengan pengembangan yang ada, halberd bisa dengan mudah mengalahkan tombak dan pike. Bahkan bisa memukul mundur pasukan berkuda, karena kaitnya bisa menarik penunggang kuda hingga jatuh. Sebagai buktinya, seorang penduduk Swiss biasa dengan halberd bisa membunuh Charles the Bold. Adipati Burgindi, dalam hitungan menit mengakhiri Perang Burgundi, hanya dalam satu kali serangan. Peneliti memperkirakan bahwa halberd adalah salah satu senjata yang mungkin memecahkan kepala Raja Richard III dari Inggris saat Pertempuran Bosworth.

Halberd adalah senjata resmi prajurit Swiss pada abad 14 hingga 15 Setelahnya, Swiss menggunakan pula pike, long sword, dan pisau untuk bisa lebih baik melawan kesatria berkuda dan infantri. Landsknecht Jerman, yang meniru Swiss, juga menggunakan pike, dilengkapi halberd. Namun lebih memilih pedang pendek sebagai cadangan, bernama Katzbalger.

9. Goujian

Pedang Goujian ditemukan dalam sebuah makam pada 1965 di Cina dan dipercaya merupakan milik Kaisar Goujian. Walaupun berumur 2.000 tahun lebih, pedang ini masih amatlah tajam. Bahkan jari seorang arkeolog yang menyentuh mata pedangnya pun sampai berdarah. Bagaimana mungkin pedang yang disimpan selama 2 milenia masih terjaga ketajamannya?

Semua itu masih misteri, namun diduga teknik metalurgi bangsa Cina dua ribu tahun lalu sangatlah sempurna sehingga mereka menambahkan bahan anti karat ke permukaan pedang, bahkan menyimpannya dalam wadah kedap udara.

Sumber :

https://mengakubackpacker.blogspot.com/2013/12/10-senjata-legendaris-paling-keren.html

https://www.artforia.com/legenda-pedang-masamune-dan-muramasa/

https://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Lainnya

To Top