Connect with us

Dampak Buruk Junk Food untuk Kesehatan Tubuh

Lainnya

Dampak Buruk Junk Food untuk Kesehatan Tubuh

 

 

9 JUNK FOOD BAHAYA BAGI KESEHATAN

Hasil gambar untuk contoh foto junk food"  Junk Food di kenal sebagai jenis makanan instan atau cepat saji.Makanan jenis ini memang sudah berkembang dengan pesat dan semakin banyak diminati hingga terjadi persaingan yang ketat oleh perusahaan makanan di wilayah Indonesia.Menurut sebagian orang,jenis makanan cepat saji ini memang lebih efektif dari sisi waktunya.

Selain itu,Junk Food juga sangat mudah di temukan.Bahkan,Jenis makanan ini memiliki cita rasa yang lezat.Dan harganya juga terjangkau .Di negara Indonesia ini,sudah cukup lama jenis makanan cepat saji mengundang bergbagai perdebatan.Hal itu lantaran adanya indikasi dampak buruk yang dimiliki oleh makanan ini.

Dampak buruk yang di timbulkan oleh makanan jenis Junk Food ini dipicu oleh adanya kandungan zat berbahaya dalam makanan instan atau cepat saji ini.Contohnya: Lilin yang terdapat pada mie instan dan lain sebaginya.

Makanan Cepat saji sering sekali memiliki kandungan bahan pengawet serta sebagai jenis penyedap seperti micin.

Adanya kata micin belakangan ini yang sedang viral dan seringkali dipakai oleh anak remaja bahkan dewasa jika mengalami kejadian yang kurang normal.Dan adapun yang dimaksud kurang normal disini adalah telat berfikirnya seseorang,atau tidak menjawab apa bila di ajak berbicara dan lainnya.

Harus diketahui makanan cepat saji atau Junk Food termasuk jenis makanan yang berbahaya jika dikonsumi oleh tubuh sebagaimana yang di jelaskan seperti di atas tadi.

Bila sering mengkonsumsi makanan cepat saji atau Junk Food menimbulkan dampak yang langsung di dalam tubuh manusia.Makanan cepat saji yang di makan nantinya akan tertimbun penyakit dalam tubuh misalnya penyakit kanker yang merupakan jenis penyakit yang  berbahaya dan banyak menyerang manusia.

Tidak hanya itu saja beberapa penyakit yang menimbulkan kematian seperti stroke,batu ginjal dan usus buntu.

Baca Juga  9 Pulpen Termahal Di Dunia, Yang Belum Kamu Ketahui !

Oleh karena itu,yang gemar mengkonsumsi makanan cepat saji,mulailah untuk menguranginya sejak saat ini.

Sebagai Manusia yang membutuhkan kesehatan maksimal,sebaiknya mulailah untuk menyayangi diri sendiri dengan mengkonsumsi jenis  makanan yang sehat.Penting untuk di jadikan pengetahuan bahwa berbagai jenis makanan instan dan cepat saji memiliki berbagai kandungan zat yang berbahaya,salah satunya adalah lilin yang sangat sulit untuk di cerna oleh tubuh.Lilin tersebut kemudian bisa menyebabkan prinsip pencernaan tubuh menjadi hancur.

Beberapa akibat Junk Food yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

1. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Hasil gambar untuk foto penyakit jantung"

Sebuah studi yang dilakukan University of Minnesota School of Public Health, meneliti tentang efek berbahaya dari junk food. Penelitian ini dilakukan selama 10 tahun yang melibatkan lebih dari 60.000 orang Singapura keturunan China. Partisipan berusia antara 45-74 tahun. Selama 10 tahun periode studi, menunjukkan 1.397 partisipan meninggal akibat penyakit jantung dan 2.252 menderita penyakit diabetes tipe 2. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa memakan fast food dua kali atau lebih dalam seminggu memiliki kemungkinan 27 persen lebih besar untuk terserang diabetes dan 56 persen meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan partisipan yang jarang atau tidak pernah makan fast food. Bahkan 811 partisipan yang diketahui makan fast food empat kali atau lebih perminggu, risiko kematian akibat serangan jantung meningkat hingga 80 persen.

2. Kanker kolorektal

Hasil gambar untuk penyakit kolesterol"

Kanker kolorektal atau kanker yang menyerang organ usus besar dan anus, kebanyakan menyerang orang di atas usia 50 tahun. Namun di Indonesia diketahui beberapa pasien di bawah usia 50 tahun juga menderita kanker ini. Menjamurnya restoran makanan cepat saji atau fastfood dituduh sebagai penyebab tingginya penderita kanker kolorektal di Indonesia. untuk mencegah kanker kolorektal sejak dini. Hal ini bisa diusahakan dengan banyak makan sayuran, buah-buahan, ikan dan banyak berolahraga. Selain itu sedini mungkin untuk mengurangi atau tidak makan fast food sama sekali. Kanker kolorektal merupakan kanker yang bisa dicegah dan diobati jika masih dalam stadium rendah.

Baca Juga  9 Penemuan Isaac Newton,untuk Memperingati Hari Kematian Bapak Fisika Dunia

3.Stroke

Hasil gambar untuk contoh penyakit stroke"

Stroke terjadi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, sehingga jaringan oksigen dan nutrisi tidak tercukupi. Stroke dapat disebabkan oleh arteri yang tersumbat (stroke iskemik) atau kebocoran atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Salah satu penyebab stroke adalah obesitas akibat sering mengonsumsi junk food.

4.Hipertensi

Hasil gambar untuk contoh penyakit hipertensi"

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, secara langsung terkait dengan asupan natrium yang berlebihan. Banyak makanan cepat saji mengandung natrium yang berasal dari garam yang digunakan dalam bumbu. Burger, taco, kentang goreng, dan bahkan pai buah panas memiliki kandungan natrium yang tinggi. Hipertensi meningkatkan perkembangan aterosklerosis dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

5.Diabetes

Hasil gambar untuk contoh penyakit diabetes"

Kegemukan, obesitas, tekanan darah tinggi dan peningkatan kadar gula darah semuanya dikaitkan dengan diabetes tipe 2. Menurut sebuah studi medis tahun 2005 yang diterbitkan dalam “The Lancet,” mengonsumsi makanan cepat saji lebih dari dua kali per minggu dapat menyebabkan peningkatan rata-rata 10 pon berat badan pada orang dewasa muda dari waktu ke waktu.

6.Demensia

Hasil gambar untuk contoh penyakit demensia"

Sebuah studi yang dilakukan di Brown University menunjukkan bahwa terlalu banyak makanan berlemak dan permen dapat secara substansial meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Dengan kadar insulin yang lebih tinggi, otak berhenti merespons hormon ini dan menjadi resisten terhadapnya. Ini dapat membatasi kemampuan untuk berpikir dan mengingat sehingga meningkatkan risiko demensia.

7.Aterosklerosis

Hasil gambar untuk contoh penyakit Aterosklerosis"

Junk food berbasis daging dan ikan, serta snack seperti onion ring dan kentang goreng, mengandung kolesterol dan lemak jenuh dalam jumlah besar, zat yang mengancam kesehatan arteri. Semakin banyak makanan ini dikonsumsi semakin besar penumpukan di arteri.Ini mempersempit ruang darah mengalir, sehingga mengurangi jumlah oksigen yang mencapai sel-sel. Kerusakan pada dinding arteri dapat membuat pendarahan dan pembekuan darah yang berbahaya yang disebut Aterosklerosis.

Baca Juga  9 Permainan Yang Dipercaya Dapat Memanggil Hantu, Mau Coba Main ?

8. Gangguan Ginjal

Hasil gambar untuk contoh penyakit gangguan ginjal"

Selain lemak jahat, junk food juga memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Kandungan natrium tersebut bisa mempengaruhi kinerja ginjal. Dengan begitu, ginjal tidak bisa berfungsi untuk menyaring racun dalam darah dengan baik. Dalam penelitian terhadap hewan, menunjukkan bahwa makan makanan cepat saji dapat membahayakan ginjal dengan cara yang mirip dengan diabetes tipe-2. Dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal Experimental Physiology tersebut, tikus diberi makan junk food dari cokelat, marshmallow, biskuit, dan keju selama delapan minggu. Tikus lain diberi makan chow yang mengandung 60 persen lemak selama lima minggu. Dengan menganalisis kadar gula darah tikus dan fungsi pengangkut gula darah dalam ginjal tikus, para peneliti dapat melihat apa yang terjadi pada ginjal tikus yang makan makanan cepat saji dan makanan berlemak, dibandingkan dengan ginjal tikus dengan diabetes.

9. Kerusakan hati

Hasil gambar untuk contoh penyakit kerusakan hati"

Bahaya yang cukup mematikan dari junk food adalah kerusakan hati. Mengonsumsi junk food tanpa berolahraga sama halnya dengan orang mengonsumsi alkohol. Hal ini pula yang menyebabkan jaringan parut dalam hati. Sehingga, hati tidak bekerja secara baik dan optimal. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap sekelompok mahasiswa di Linköping University di Swedia, meneliti efek yang ditimbulkan pada hati setelah mengonsumsi junk food tinggi lemak hewan jenuh tanpa diimbangi dengan olahraga. Para peneliti menemukan bahwa setelah sebulan, terdapat peningkatan kadar enzim hati yang digunakan sebagai indikator kerusakan hati.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Lainnya

To Top