Connect with us

Ini 9 UU ITE Yang Masih Sering Dilanggar Netizen Indonesia

Teknologi

Ini 9 UU ITE Yang Masih Sering Dilanggar Netizen Indonesia

Dunia9.My.Id- Setiap orang yang menggunakan smartphone, punya kemungkinan besar untuk punya setidaknya satu akun sosial media. Begitu banyak pengguna media sosial, pasti ada diantaranya yang agak kurang bertanggung jawab dalam menggunakan. Kalau kamu tidak berhati-hati menggunakan media sosial, bisa-bisa kamu terjerat salah satu pasal UU ITE yang paling sering dilanggar sama netizen di bawah ini lho!

1. Pelanggaran Hak Cipta – Pasal 34 UU ITE Tahun 2008

Ini 6 Pelanggaran UU ITE yang Masih Sangat Sering Dilakukan Netizen

Pelanggaran hak cipta adalah penggunaan karya yang tanpa ijin, atau tanpa sepengetahuan dan melanggar hak ekslusif pemilik cipta. Konten-konten yang kamu upload di channel Youtube-mu juga harus hati-hati lho agar tidak dihapus karena melanggar hak cipta.

2. Penghinaan atau Pencemaran Nama Baik (Pasal 27 ayat (3))

Ini 6 Pelanggaran UU ITE yang Masih Sangat Sering Dilakukan Netizen

Kasus ini adalah salah satu yang paling sering terjadi di Indonesia. Seringkali netizen memberitakan tentang keburukan suatu institusi ataupun seseorang yang akhirnya membuat ia dituntut karena perkataannya itu. Salah satu tersangka yang masih diproses sekarang atas kasus ini adalah figur publik kondang, yang merupakan seorang musisi.

3. Ujaran Kebencian (Pasal 28 ayat (2))

Ini 6 Pelanggaran UU ITE yang Masih Sangat Sering Dilakukan Netizen

Hati-hati ya, saat kamu mengomentari sesuatu di media sosial yang berisi informasi dengan nada negatif dan bisa memunculkan permusuhan antar individu, berarti kamu sudah melanggar UU ini. Komentar yang melecehkan SARA juga bisa dituntut menggunakan pasal ini.

Baca Juga  Wajib Coba, 9 Aplikasi Editing Video Terbaik di Android

Baca Juga: Inilah 9 Fakta Menarik tentang Android yang Gak Banyak Orang Tahu

4. Muatan Perjudian (Pasal 27 ayat (2))

Ini 6 Pelanggaran UU ITE yang Masih Sangat Sering Dilakukan Netizen

Sering lihat iklan judi online? Biasanya bisa kamu temukan di kolom-kolom komentar beberapa media sosial. Komentar itu semua bisa dituntut lho menggunakan pasal ini.

5. Berita Bohong (Pasal 28 ayat (1))

Ini 6 Pelanggaran UU ITE yang Masih Sangat Sering Dilakukan Netizen

Salah satu yang paling santer belakangan ini yaitu hoax atau berita bohong. Tanpa kamu sadari, saat kamu membantu penyebaran suatu berita bohong tanpa berusaha mengecek kebenarannya terlebih dahulu, kamu bisa dijerat dengan pasal ini. Tidak main-main, konsekuensinya bisa dituntut penjara maksimal enam tahun dan denda maksimal satu miliar.

6. Hacking (Pasal 30)

Ini 6 Pelanggaran UU ITE yang Masih Sangat Sering Dilakukan Netizen

Berada di pasal 30, berisi kalau kamu dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses sistem komputer dan/atau sistem elektronik dengan tujuan apapun, kamu bisa dijerat pasal ini. Sanksinya beragam tergantung perbuatannya, mulai dari penjara antara 6-8 tahun dan denda sebanyak 600-800 juta.

7. Body Shaming (Pasal 27 ayat 3)

Hasil gambar untuk body shaming

“Body shaming: tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk tubuh maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang,” begitu penjelasan singkat yang ditampilkan dalam poster.

Pasal 27 ayat 3 UU ITE memang menyebut bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dapat dipidana paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta.

Baca Juga  Doraemon di Dunia Nyata? Ini 9 Robot Futuristis untuk Asisten Rumah!

8. Penyebar Konten Pornografi (Pasal 27 ayat 1)

Gambar terkait

Terhadap orang yang membuat dan menyebarkan konten pornografi, dapat dijerat dengan Pasal 29 jo. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi atau Pasal 45 ayat (1) jo. Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Apabila pria dan wanita sepakat atau saling memberikan persetujuan untuk pembuatan foto atau rekaman Pornografi, kemudian pria menyebarkan Pornografi, tetapi wanita sebelumnya tidak memberikan pernyataan tegas untuk melarang pria untuk menyebarkan atau mengungkap Pornografi tersebut maka wanita dapat terjerat tindak pidana penyebaran Pornografi.

9. Menyadap Dialog Orang Lain (Pasal 31)

Gambar terkait

Dalam Pasal 31 dijelaskan soal aturan penyadapan yang tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang. Penyadapan hanya bisa dilakukan untuk kepentingan penyidikan aparat penegak hukum.
Penyadapan yang dimaksud adalah adalah kegiatan untuk mendengarkan, merekam, membelokkan, mengubah, menghambat, dan/atau mencatat transmisi Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang tidak bersifat publik, baik menggunakan jaringan kabel komunikasi maupun jaringan nirkabel, seperti pancaran elektromagnetis atau radio frekuensi
Mereka yang bisa dijerat dengan pasal ini adalah:
  •  Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dalam suatu Komputer dan/atau Sistem Elektronik tertentu milik Orang lain.
  • Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan intersepsi atas transmisi Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang tidak bersifat publik dari, ke, dan di dalam suatu Komputer dan/atau Sistem Elektronik tertentu milik Orang lain, baik yang tidak menyebabkan perubahan apa pun maupun yang menyebabkan adanya perubahan, penghilangan, dan/atau penghentian Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang sedang ditransmisikan.

Mulai sekarang, lebih cerdas menggunakan media sosial ya. Kamu memang memiliki kebebasan untuk berpendapat tapi gunakanlah secara bijak.

Baca Juga  9 Rekomendasi Modem 4G Terbaik untuk Internet Ngebut

Sumber : Idntimes.com

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Avatar

    Aditya Subawa

    August 14, 2019 at 10:50 am

    bagus artikelnya, lanjutkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Teknologi

To Top