Connect with us

Menyambut hari Batik, Ini dia 9 Motif Batik Indonesia Yang Mendunia

Budaya

Menyambut hari Batik, Ini dia 9 Motif Batik Indonesia Yang Mendunia

Dunia9.My.Id – Banyaknya motif batik yang ada di Indonesia setidaknya terdapat 9 motif batik yang sangat populer dan mendunia, beberapa bahkan pernah dipakai oleh para petinggi negara, selebritis ternama, serta masyarakat dari kalangan biasa. Motif batik yang dimaksud yaitu berupa motif batik sogan, motif batik tujuh rupa, motif batik mega mendung, motif batik gentongan, motif batik keraton, motif simbut, motif kawung, motif parang, dan motif priyangan.

Motif Sogan

Motif sogan dikenal sebagai motif batik bernuansa klasik yang sangat identik dengan keraton Jawa. Motifnya pun kebanyakan mengikuti pakem motif klasik keraton. Batik sogan dari daerah Yogyakarta dominan berwarna coklat tua-kehitaman dan putih, sedangkan sogan dari daerah Solo cenderung berwarna coklat-oranye dan coklat.

Baca Juga : 9 Motif Batik Populer dari Berbagai Daerah

Hasil gambar untuk batik sogan

Motif Batik Tujuh Rupa

Motif batik tujuh rupa dari Pekalongan termasuk ke dalam salah satu jenis motif batik yang sangat kental dengan nuansa alam, tidak mengherankan jika ornamen yang ditampilkan pun biasanya lebih banyak menggambarkan hewan atau tumbuhan.

Baca Juga  9 Lagu Terbaik Radiohead yang Cocok untuk Nostalgia Musik 90an

Hasil gambar untuk batik tujuh rupa

Motif Mega Mendung

Sepintas terlihat sangat sederhana, namun siapa sangka jika motif mega mendung dari Cirebon ini mampu memberikan kesan yang mewah dan elegan. Keindahan motif mega mendung tidak hanya terlihat pada gambarannya yang tegas dan menarik, tetapi nilai-nilai filosofi yang terkandung didalamnya juga sangat luhur dan penuh makna. Batik dengan motif mega mendung ini bahkan pernah dipakai sebagai sampul buku berjudul “Batik Design” yang ditulis oleh seorang seniman Belanda bernama Pepin van Roojen.

Hasil gambar untuk batik mega mendung

Motif Gentongan

Ditinjau dari segi desainnya, motif batik gentongan dari Madura sebenarnya terbilang sangat unik dan eksklusif karena proses pembuatannya sedikit berbeda dengan batik dari daerah lain. Untuk membuat kain batik gentongan dibutuhkan alat yang bernama gentong atau gerabah sebagai tempat untuk mencelup kain batik pada cairan warna.

Hasil gambar untuk batik gentongan

Motif Batik Keraton

Motif batik keraton dari Yogyakarta memiliki ciri khas motif yang simetris. Proses pembuatannya yang rumit dan selalu disertai dengan serangkaian ritual khusus, batik keraton juga mengandung filosofi tinggi yang terungkap dari motifnya. Karena dianggap sakral, dulu motif batik keraton bahkan sempat dilarang untuk dikenakan oleh masyarakat umum. Namun kini motif batik keraton bisa dibilang sebagai motif yang paling banyak dipakai baik orang Indonesia maupun orang luar.

Hasil gambar untuk batik keraton

Motif Simbut Dari Banten

Motif simbut bisa dibilang sebagai motif batik yang paling sederhana karena sebagian besar motifnya didominasi oleh detail berbentuk daun yang sangat mirip dengan daun talas. Menurut sejarah pembuatan batik simbut ini tidak menggunakan lilin malam, tetapi menggunakan bubur kentang sabagai sebagai perintangnya.

Baca Juga  9 Pesepak bola termahal dunia, harga Neymar dua kalinya Ronaldo

Hasil gambar untuk batik simbut banten

Motif Kawung (Jawa Tengah dan Yogyakarta)

Sesuai dengan namanya motif batik kawung umumnya memiliki pola yang sangat mirip dengan buah kawung, sejenis kelapa atau disebut juga dengan buah kolang-kaling. Motif batik ini juga diartikan sebagai gambar bunga teratai dengan empat lembar daun bunga yang merekah.

Hasil gambar untuk batik kawung

Motif Parang

Kata parang berasal dari kata pereng atau miring. Bentuk motifnya pun lebih terlihat seperti huruf “S” yang miring berombak dan memanjang. Tersebar hampir merata di seluruh pulau Jawa, aksen yang terdapat pada batik motif parang tersebut umumnya memiliki ciri khas dan karakteristik yang berbeda. Jika di daerah Yogyakarta terdapat motif parang rusak dan juga parang barong, maka di Jawa Tengah terdapat parang slobog. Di Jawa Barat pun ada juga batik yang dikenal dengan parang klisik.

Hasil gambar untuk batik parang

Motif Priyangan

Motif rumput dan tumbuhan memang identik dengan batik priyangan dari Tasikmalaya. Hal utama yang membedakan batik priyangan dengan batik lain adalah tumbuhan yang digambar pada motif ini disusun secara rapi dan simetris sehingga terkesan lebih elegan baik dari segi kerapian ataupun corak warnanya.

Baca Juga  Ini Lho 9 Hal yang Harus Diketahui Generasi Millennial Agar Tak Salah Menentukan Masa Depan!

Hasil gambar untuk batik priyangan

Sumber : Infobatik.id

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Budaya

To Top